BPR NBP 11 - Mitra Terpercaya untuk Usaha Anda
087773039849
|
info@bprnbp11.co.id
Ikuti Kami:

Apa Perbedaan BPR dan Bank Umum? Panduan Lengkap untuk Pemula

26 September 2026 Admin BPR NBP 11
Apa Perbedaan BPR dan Bank Umum? Panduan Lengkap untuk Pemula

Apa Perbedaan BPR dan Bank Umum?

Masyarakat memiliki berbagai pilihan lembaga perbankan untuk menyimpan dana maupun memenuhi kebutuhan pembiayaan. Dua jenis bank yang umum dikenal di Indonesia adalah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Umum.

Keduanya sama-sama merupakan bagian dari industri perbankan, tetapi memiliki ruang lingkup kegiatan usaha yang berbeda.

Lalu, apa perbedaan BPR dan bank umum?

Mari kita bahas dengan sederhana.

Apa Itu BPR?

Bank Perekonomian Rakyat (BPR) adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah dan dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas giral secara langsung.

BPR dapat menghimpun dana masyarakat dalam bentuk seperti tabungan dan deposito berjangka, serta menyalurkan dana dalam bentuk kredit atau pembiayaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apa Itu Bank Umum?

Bank Umum adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha secara konvensional dan/atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Bank umum memiliki ruang lingkup kegiatan usaha yang lebih luas, termasuk menghimpun dana masyarakat dalam bentuk tabungan, giro, deposito, dan bentuk simpanan lainnya serta menyalurkan kredit atau pembiayaan.


Perbedaan BPR dan Bank Umum

Secara sederhana, perbedaan keduanya dapat dilihat dari beberapa aspek berikut.


OJK menjelaskan bahwa perbedaan utama BPR dan bank umum antara lain berkaitan dengan giro, kegiatan valuta asing, serta jangkauan kegiatan operasional.

Catatan: ketentuan mengenai kegiatan usaha perbankan dapat berkembang mengikuti peraturan yang berlaku. Karena itu, informasi pada artikel ini sebaiknya dipahami sebagai edukasi umum.

1. Perbedaan dalam Layanan Pembayaran

Salah satu perbedaan mendasar adalah terkait lalu lintas pembayaran.

Bank umum merupakan bank yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Sementara itu, BPR tidak memberikan jasa dalam lalu lintas giral secara langsung.

Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa jenis layanan yang tersedia pada bank umum dan BPR dapat berbeda.


2. Perbedaan Simpanan Giro

BPR tidak dapat menerima simpanan berupa giro.

Sementara itu, bank umum dapat menghimpun dana masyarakat dalam bentuk giro, selain tabungan dan deposito.

Untuk masyarakat yang membutuhkan layanan rekening giro dalam aktivitas pembayaran, karakteristik layanan bank umum perlu diperhatikan.


3. Tabungan dan Deposito

Baik BPR maupun bank umum dapat menghimpun dana masyarakat melalui produk simpanan tertentu.

BPR dapat menghimpun dana masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito berjangka, sesuai ketentuan yang berlaku.

Bank umum juga dapat menghimpun dana dalam bentuk tabungan, giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, dan bentuk lainnya sesuai ketentuan.

Jadi, masyarakat yang ingin menabung atau menempatkan dana dalam deposito dapat menemukan produk tersebut baik pada BPR maupun bank umum, tergantung produk yang ditawarkan masing-masing bank.


4. Perbedaan Ruang Lingkup Kegiatan Usaha

Secara umum, ruang lingkup kegiatan usaha BPR lebih terbatas dibandingkan bank umum.

OJK menyebut beberapa batasan kegiatan BPR, termasuk tidak menerima simpanan giro serta pembatasan tertentu pada kegiatan valuta asing dan perasuransian, sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, bank umum memiliki cakupan kegiatan usaha yang lebih luas.

Perbedaan tersebut bukan berarti salah satu jenis bank menggantikan fungsi yang lain. Keduanya memiliki karakteristik dan ruang lingkup kegiatan masing-masing dalam sistem perbankan Indonesia.


5. Bagaimana dengan Kredit?

Baik BPR maupun bank umum dapat menyalurkan kredit atau pembiayaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BPR sendiri memiliki peran yang dekat dengan masyarakat dan pelaku usaha mikro dan kecil. OJK pada 2026 juga menekankan peran BPR dalam memperluas akses pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah.

Karena itu, masyarakat maupun pelaku usaha dapat mempertimbangkan berbagai aspek ketika memilih layanan pembiayaan, termasuk kebutuhan, kemampuan membayar, persyaratan, biaya, dan ketentuan produk.


BPR atau Bank Umum, Mana yang Sesuai?

Tidak ada satu pilihan yang otomatis sesuai untuk semua orang.

Pilihan layanan perbankan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Misalnya:

Membutuhkan tabungan atau deposito

→ Pelajari produk dan ketentuan yang ditawarkan bank.

Membutuhkan kredit untuk kebutuhan tertentu

→ Bandingkan persyaratan, biaya, tenor, serta kemampuan pembayaran.

Membutuhkan layanan pembayaran yang luas

→ Perhatikan jenis layanan transaksi yang tersedia pada bank.

Yang terpenting adalah memahami produk sebelum menggunakannya dan memastikan layanan yang dipilih sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan keuangan.


BPR dalam Mendukung Masyarakat

BPR memiliki peran dalam menyediakan akses layanan keuangan bagi masyarakat dan pelaku usaha di wilayahnya.

OJK menyebut BPR sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat dan pengusaha usaha mikro dan kecil serta memiliki peran dalam memperluas akses pembiayaan.

Dengan karakteristik tersebut, BPR menjadi salah satu bagian dari ekosistem perbankan yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat dan daerah.


Kesimpulan

BPR dan bank umum sama-sama merupakan lembaga perbankan, tetapi memiliki ruang lingkup kegiatan usaha yang berbeda.

BPR tidak memberikan jasa dalam lalu lintas giral secara langsung dan memiliki beberapa batasan kegiatan usaha tertentu. Sementara itu, bank umum memiliki cakupan kegiatan usaha yang lebih luas dan memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Dengan memahami perbedaan tersebut, masyarakat dapat lebih mudah mengenali karakteristik layanan perbankan dan memilih produk sesuai dengan kebutuhan masing-masing.


❓ FAQ

Apakah BPR sama dengan bank umum?

Tidak sama. Keduanya merupakan lembaga perbankan, tetapi memiliki ruang lingkup kegiatan usaha yang berbeda.

Apakah BPR bisa menerima tabungan?

Ya. BPR dapat menghimpun dana masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito berjangka sesuai ketentuan yang berlaku.

Apakah BPR bisa menerima giro?

BPR tidak dapat menerima simpanan berupa giro.

Apakah BPR bisa memberikan kredit?

Ya. Penyaluran dana dalam bentuk kredit atau pembiayaan merupakan salah satu kegiatan usaha BPR.

Apakah BPR diawasi OJK?

BPR merupakan bagian dari industri perbankan yang berada dalam pengaturan dan pengawasan OJK sesuai ketentuan yang berlaku. OJK juga menerbitkan regulasi khusus mengenai BPR dan BPR Syariah.


🏦 Kenali BPR NBP 11

Setelah memahami perbedaan BPR dan bank umum, Anda dapat mengenal lebih jauh layanan yang tersedia di BPR NBP 11.

Pelajari berbagai pilihan produk simpanan dan kredit sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan Anda.

https://www.bprnbp11.co.id/